"don't judge the book by its cover." Demikian idiom yang lebih akrab terdengar oleh sebagian banyak orang.
Saya tidak sedang ingin latah mengomentari Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Kerja, perempuan nyentrik yang merokok dan bertatto tapi bla bla bla....., kemudian membandingkannya dengan Gubernur Banten, perempuan berjilbab yang tidak merokok dan tidak bertatto tapi bla bla bla..... Saya tak perlu jabarkan, karna niatnya memang bukan hendak menulis tentang mereka.
Ini tentang pertemuan dengan seorang kawan lama. Saya tidak benar-benar mengenal dengan baik pribadinya. Dalam rentang lima tahun perkenalan kami, bertemu hanya beberapa kali saja. Tidak sampai habis dihitung dengan jari jemari sebelah tangan. Selama itu, saya mengenalnya tak lebih dari sosok pria yang urakan (peminum alkohol dan belakangan saya ketahui dari blognya ngedrugs juga), karna memang demikan penampilan yang dia tunjukan. Bahkan saya pernah merasa sangat ketakutan
Senin, 20 Oktober 2014
Rabu, 24 September 2014
semangat ngeblog
nah.. surut lagi semangat saya buat konsisten ngeblog.. baru up-date blog lagi setelah dua setengah bulan lebih. pyuuuh!
lumayan, tiga bulan terakhir ini harus menghadapi banyak urusan yang cukup nguras energi dan emosi.
dan sekarang saya harus mulai lagi mengumpulkan dan menjaga semangat untuk dapat menyelesaikan banyak hal sampai akhir tahun nanti untuk kemudian memulai sesuatu yang baru lagi..
semangat je! semangat!!!
lumayan, tiga bulan terakhir ini harus menghadapi banyak urusan yang cukup nguras energi dan emosi.
dan sekarang saya harus mulai lagi mengumpulkan dan menjaga semangat untuk dapat menyelesaikan banyak hal sampai akhir tahun nanti untuk kemudian memulai sesuatu yang baru lagi..
semangat je! semangat!!!
Sabtu, 26 Juli 2014
maafkan kami mak.. maafkan bungsumu..
kau tidak menunggu kami, justru kau melepaskan kami..
dan kau memilih melepas tarikan nafas terakhirmu sendiri, tanpa kami..
maafkan kami mak..
dan karna tak ada lagi yang kau tunggu kah mak? pun soal pernikahan bungsumu..
"kamu kapan? nanti keburu mamak gak ada.. kasihan kamu.."
ringan kujawab, "ya nggak rejeki, kalo mamak keburu pergi duluan.."
maafkan bungsumu mak..
dan kau memilih melepas tarikan nafas terakhirmu sendiri, tanpa kami..
maafkan kami mak..
dan karna tak ada lagi yang kau tunggu kah mak? pun soal pernikahan bungsumu..
"kamu kapan? nanti keburu mamak gak ada.. kasihan kamu.."
ringan kujawab, "ya nggak rejeki, kalo mamak keburu pergi duluan.."
maafkan bungsumu mak..
terimakasih mak atas setiap do'a tulusmu untuk kami..
terimakasih mak atas setiap jerihmu berikan yang terbaik bagi kami..
terimakasih mak atas nilai-nilai hidup yang engkau ajarkan pada kami..
semoga kami yang pernah hidup dlm rahimmu dapat terus menjaga laku kami,
agar Tuhan perkenankan do'a kami sebagai pelapang kuburmu, pelepas siksa kuburmu..
hingga Tuhan perkenankan tempat terbaik bagimu mak..
karna hanya itu yang dapat kami persembahkan dipersemayaman akhirmu hingga qiyamul akhir nanti..
selamat jalan wahai engkau yang akan selalu hidup dalam hati kami,
yang akan selalu kami ingat dalam setiap tarikan nafas kami..
maafkan kami mak..
terimakasih mak atas setiap jerihmu berikan yang terbaik bagi kami..
terimakasih mak atas nilai-nilai hidup yang engkau ajarkan pada kami..
semoga kami yang pernah hidup dlm rahimmu dapat terus menjaga laku kami,
agar Tuhan perkenankan do'a kami sebagai pelapang kuburmu, pelepas siksa kuburmu..
hingga Tuhan perkenankan tempat terbaik bagimu mak..
karna hanya itu yang dapat kami persembahkan dipersemayaman akhirmu hingga qiyamul akhir nanti..
selamat jalan wahai engkau yang akan selalu hidup dalam hati kami,
yang akan selalu kami ingat dalam setiap tarikan nafas kami..
maafkan kami mak..
Langganan:
Postingan (Atom)